SEKDA KONAWE UTARA WAKILI BUPATI HADIRI MONEV UNIVERSAL COVERAGE JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN se-SULAWESI

Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat dan tenaga kerja melalui keikutsertaan aktif dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dalam rangka Pencapaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan se-Sulawesi.

Mewakili Bupati Konawe Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Kepala BAPPERIDA Kabupaten Konawe Utara Ir. La Ode Muhaimin, S.T., M.P.W. serta Kepala BKAD Kabupaten Konawe Utara Drs. Irwan. Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Sahid Azizah Kendari dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari seluruh wilayah Sulawesi.

Kegiatan strategis ini turut dihadiri langsung oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si., GRCE, Kepala Kanwil Sulawesi Maluku BPJS Ketenagakerjaan Mintje Wattu, Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi, Bupati/Walikota, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, serta Kepala BAPPERIDA dan Kepala BKAD se-Sulawesi.

Dalam kesempatan tersebut, pelaksanaan monitoring dan evaluasi difokuskan pada penguatan sinergi pemerintah daerah dalam mendukung program Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, khususnya dalam memastikan perlindungan bagi pekerja rentan, tenaga kerja informal, hingga aparatur non ASN melalui optimalisasi dukungan anggaran daerah.

Sekda Konawe Utara Dr. Safruddin menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara terus berkomitmen mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat pekerja. Menurutnya, program ini memiliki peran penting dalam memberikan rasa aman dan perlindungan sosial bagi tenaga kerja, terutama terhadap risiko kecelakaan kerja maupun jaminan kematian.

“Kehadiran Pemerintah Daerah dalam kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Konawe Utara dalam mendukung percepatan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan perlindungan bagi para pekerja,” ungkap Safruddin.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi terhadap pelaksanaan anggaran program jaminan sosial ketenagakerjaan di masing-masing daerah, sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, Kementerian Dalam Negeri, dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mendorong capaian perlindungan sosial yang lebih optimal di wilayah Sulawesi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pemerintah daerah di Sulawesi dapat semakin memperkuat komitmen dan langkah strategis dalam mewujudkan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang menyeluruh, guna mendukung peningkatan kesejahteraan dan perlindungan masyarakat pekerja secara berkelanjutan.

USUNG TEMA “EXPERIENCE OF NATURE AND CULTURE”, FESTIVAL LABENGKI 2026 RESMI DIBUKA

Labengki – Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abu Haera, mewakili Bupati Konawe Utara secara resmi membuka Festival Labengki 2026 di Desa Labengki hari ini, Jumat (29/5/2026). Pembukaan ini menandai dimulainya event pariwisata tahunan yang akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu, 31 Mei 2026 mendatang. Tahun ini, Festival Labengki mengusung tema “Experience of Nature and Culture”. Tema tersebut dipilih untuk menggambarkan perpaduan sempurna antara petualangan pesona alam eksotis ikonik Sulawesi Tenggara (Sultra) dan kehangatan tradisi kebudayaan masyarakat lokal.

Penyelenggaraan festival tahun ini terasa semakin prestisius mengingat Desa Labengki pernah meraih Juara 1 Nasional kategori Desa Wisata Berkembang pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Prestasi gemilang tersebut membuktikan bahwa tata kelola pariwisata berbasis komunitas dan kearifan lokal di wilayah kepulauan ini telah diakui di tingkat nasional.Kehadiran

Pembukaan festival bergengsi ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Konawe Utara, unsur TNI/Polri, Kepala BNN Konawe, Direktur TVRI Sulawesi Tenggara, Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara, Kepala OPD Kabupaten Konawe Utara, Camat Lasolo Kepulauan, Para operator wisata serta dan seluruh peserta festival baik dari dalam dan luar Provinsi Sulawesi Tenggara. Kesuksesan Festival Labengki 2026 ini terwujud berkat kerja sama solid antara Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dan berbagai lembaga pariwisata serta lingkungan, di antaranya Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Sulawesi Tenggara, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sultra, Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO), Para operator wisata Sultra dan warga lokal Desa Labengki.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Abu meneruskan pesan Bupati Konawe Utara, menegaskan pentingnya menjaga momentum prestasi nasional dan menitipkan pesan krusial untuk menjaga kelestarian lingkungan pulau. “Sesuai dengan tema kita tahun ini, ‘Experience of Nature and Culture’, Festival Labengki bukan sekadar pesta budaya, melainkan pembuktian mengapa desa ini layak menjadi Juara 1 Nasional Desa Wisata Berkembang. Melalui sinergi bersama antara Pemerintah dan para operator wisata, serta dukungan luar biasa dari warga desa Labengki, kita optimistis pariwisata Labengki akan semakin mendunia, Namun ingat, keindahan ini tidak akan bertahan tanpa komitmen kita bersama untuk menjaga kebersihan Desa Labengki. Saya mengajak seluruh masyarakat, panitia, dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga kelestarian dan kebersihan di Desa Labengki” tegas H. Abu Haera.

Sesaat setelah pembukaan festival Labengki 2026, Wakil Bupati H. Abu Haera ditemani perwakilan Forkopimda langsung bergerak menuju lokasi pantai untuk membuka lomba perahu katinting yang menjadi salah satu agenda tradisional paling dinantikan. Tidak hanya itu, H. Abu Haera juga turun langsung menjadi juri dalam lomba kuliner khas warga Labengki. Di sela-sela penilaian, beliau berjalan berkeliling untuk menyapa warga setempat, berdialog dengan pemilik homestay, menikmati kemeriahan lomba karaoke dan lulo massal, sekaligus mengapresiasi kearifan lokal yang terus dijaga ketat oleh masyarakat kepulauan tersebut.

Festival Labengki 2026 digelar dengan memadukan keindahan alam, tradisi lokal, dan aksi nyata pelestarian lingkungan. Acara tahunan ini melibatkan partisipasi aktif ratusan masyarakat lokal serta wisatawan yang memadati Pulau Labengki. Festival tahun ini menghadirkan kompetisi yang menguji ketangkasan dan kreativitas warga:

  • Balapan Katinting: Lomba perahu tradisional nelayan yang memacu adrenalin dan menguji ketangkasan para pelaut lokal di tengah lautan.
  • Kuliner Tradisional: Kompetisi memasak hidangan khas Labengki yang dinilai langsung oleh Wakil Bupati sebagai bentuk apresiasi cita rasa lokal.
  • Lomba Karaoke: Ajang tarik suara yang menjadi pusat hiburan malam, menyatukan panggung talenta warga dan pengunjung.
  • Tari Lulo Massal: Seluruh undangan, peserta, dan warga menari bersama membentuk lingkaran sebagai simbol persahabatan khas Sulawesi Tenggara.
  • Eksplorasi 7 Spot Wisata: Penjelajahan bersama ke tujuh destinasi eksotis dan tersembunyi di sekitar Kepulauan Labengki.
  • Bersih-Bersih Pantai: Aksi nyata seluruh elemen festival memungut sampah di pesisir desa sebagai komitmen menjaga kelestarian ekosistem laut.

Festival Labengki 2026 membuktikan bahwa pariwisata berkelanjutan berbasis komunitas mampu menghidupkan ekonomi sekaligus menjaga tradisi.