SEKDA KONAWE UTARA WAKILI BUPATI HADIRI MONEV UNIVERSAL COVERAGE JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN se-SULAWESI

Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat dan tenaga kerja melalui keikutsertaan aktif dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dalam rangka Pencapaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan se-Sulawesi.

Mewakili Bupati Konawe Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Kepala BAPPERIDA Kabupaten Konawe Utara Ir. La Ode Muhaimin, S.T., M.P.W. serta Kepala BKAD Kabupaten Konawe Utara Drs. Irwan. Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Sahid Azizah Kendari dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari seluruh wilayah Sulawesi.

Kegiatan strategis ini turut dihadiri langsung oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si., GRCE, Kepala Kanwil Sulawesi Maluku BPJS Ketenagakerjaan Mintje Wattu, Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi, Bupati/Walikota, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, serta Kepala BAPPERIDA dan Kepala BKAD se-Sulawesi.

Dalam kesempatan tersebut, pelaksanaan monitoring dan evaluasi difokuskan pada penguatan sinergi pemerintah daerah dalam mendukung program Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, khususnya dalam memastikan perlindungan bagi pekerja rentan, tenaga kerja informal, hingga aparatur non ASN melalui optimalisasi dukungan anggaran daerah.

Sekda Konawe Utara Dr. Safruddin menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara terus berkomitmen mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat pekerja. Menurutnya, program ini memiliki peran penting dalam memberikan rasa aman dan perlindungan sosial bagi tenaga kerja, terutama terhadap risiko kecelakaan kerja maupun jaminan kematian.

“Kehadiran Pemerintah Daerah dalam kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Konawe Utara dalam mendukung percepatan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan perlindungan bagi para pekerja,” ungkap Safruddin.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi terhadap pelaksanaan anggaran program jaminan sosial ketenagakerjaan di masing-masing daerah, sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, Kementerian Dalam Negeri, dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mendorong capaian perlindungan sosial yang lebih optimal di wilayah Sulawesi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pemerintah daerah di Sulawesi dapat semakin memperkuat komitmen dan langkah strategis dalam mewujudkan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang menyeluruh, guna mendukung peningkatan kesejahteraan dan perlindungan masyarakat pekerja secara berkelanjutan.

USUNG TEMA “EXPERIENCE OF NATURE AND CULTURE”, FESTIVAL LABENGKI 2026 RESMI DIBUKA

Labengki – Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abu Haera, mewakili Bupati Konawe Utara secara resmi membuka Festival Labengki 2026 di Desa Labengki hari ini, Jumat (29/5/2026). Pembukaan ini menandai dimulainya event pariwisata tahunan yang akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu, 31 Mei 2026 mendatang. Tahun ini, Festival Labengki mengusung tema “Experience of Nature and Culture”. Tema tersebut dipilih untuk menggambarkan perpaduan sempurna antara petualangan pesona alam eksotis ikonik Sulawesi Tenggara (Sultra) dan kehangatan tradisi kebudayaan masyarakat lokal.

Penyelenggaraan festival tahun ini terasa semakin prestisius mengingat Desa Labengki pernah meraih Juara 1 Nasional kategori Desa Wisata Berkembang pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Prestasi gemilang tersebut membuktikan bahwa tata kelola pariwisata berbasis komunitas dan kearifan lokal di wilayah kepulauan ini telah diakui di tingkat nasional.Kehadiran

Pembukaan festival bergengsi ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Konawe Utara, unsur TNI/Polri, Kepala BNN Konawe, Direktur TVRI Sulawesi Tenggara, Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara, Kepala OPD Kabupaten Konawe Utara, Camat Lasolo Kepulauan, Para operator wisata serta dan seluruh peserta festival baik dari dalam dan luar Provinsi Sulawesi Tenggara. Kesuksesan Festival Labengki 2026 ini terwujud berkat kerja sama solid antara Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dan berbagai lembaga pariwisata serta lingkungan, di antaranya Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Sulawesi Tenggara, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sultra, Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO), Para operator wisata Sultra dan warga lokal Desa Labengki.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Abu meneruskan pesan Bupati Konawe Utara, menegaskan pentingnya menjaga momentum prestasi nasional dan menitipkan pesan krusial untuk menjaga kelestarian lingkungan pulau. “Sesuai dengan tema kita tahun ini, ‘Experience of Nature and Culture’, Festival Labengki bukan sekadar pesta budaya, melainkan pembuktian mengapa desa ini layak menjadi Juara 1 Nasional Desa Wisata Berkembang. Melalui sinergi bersama antara Pemerintah dan para operator wisata, serta dukungan luar biasa dari warga desa Labengki, kita optimistis pariwisata Labengki akan semakin mendunia, Namun ingat, keindahan ini tidak akan bertahan tanpa komitmen kita bersama untuk menjaga kebersihan Desa Labengki. Saya mengajak seluruh masyarakat, panitia, dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga kelestarian dan kebersihan di Desa Labengki” tegas H. Abu Haera.

Sesaat setelah pembukaan festival Labengki 2026, Wakil Bupati H. Abu Haera ditemani perwakilan Forkopimda langsung bergerak menuju lokasi pantai untuk membuka lomba perahu katinting yang menjadi salah satu agenda tradisional paling dinantikan. Tidak hanya itu, H. Abu Haera juga turun langsung menjadi juri dalam lomba kuliner khas warga Labengki. Di sela-sela penilaian, beliau berjalan berkeliling untuk menyapa warga setempat, berdialog dengan pemilik homestay, menikmati kemeriahan lomba karaoke dan lulo massal, sekaligus mengapresiasi kearifan lokal yang terus dijaga ketat oleh masyarakat kepulauan tersebut.

Festival Labengki 2026 digelar dengan memadukan keindahan alam, tradisi lokal, dan aksi nyata pelestarian lingkungan. Acara tahunan ini melibatkan partisipasi aktif ratusan masyarakat lokal serta wisatawan yang memadati Pulau Labengki. Festival tahun ini menghadirkan kompetisi yang menguji ketangkasan dan kreativitas warga:

  • Balapan Katinting: Lomba perahu tradisional nelayan yang memacu adrenalin dan menguji ketangkasan para pelaut lokal di tengah lautan.
  • Kuliner Tradisional: Kompetisi memasak hidangan khas Labengki yang dinilai langsung oleh Wakil Bupati sebagai bentuk apresiasi cita rasa lokal.
  • Lomba Karaoke: Ajang tarik suara yang menjadi pusat hiburan malam, menyatukan panggung talenta warga dan pengunjung.
  • Tari Lulo Massal: Seluruh undangan, peserta, dan warga menari bersama membentuk lingkaran sebagai simbol persahabatan khas Sulawesi Tenggara.
  • Eksplorasi 7 Spot Wisata: Penjelajahan bersama ke tujuh destinasi eksotis dan tersembunyi di sekitar Kepulauan Labengki.
  • Bersih-Bersih Pantai: Aksi nyata seluruh elemen festival memungut sampah di pesisir desa sebagai komitmen menjaga kelestarian ekosistem laut.

Festival Labengki 2026 membuktikan bahwa pariwisata berkelanjutan berbasis komunitas mampu menghidupkan ekonomi sekaligus menjaga tradisi.

WUJUDKAN SULTRA SEJAHTERA, PEMKAB KONUT SEMARAKKAN PAWAI BUDAYA DAN PAMERAN DI HUT SULTRA KE-62

KENDARI – Ribuan masyarakat memadati Lapangan Eks MTQ Kota Kendari untuk menyaksikan pembukaan spektakuler Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (24/4/2026). Mewakili Bupati H. Ikbar, S.H., M.H., Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., hadir langsung memberikan dukungan penuh pada perhelatan bertajuk “Harmoni Sultra 2026” tersebut.

Acara diawali dengan Pawai Budaya yang menampilkan kekayaan etnis dari 17 kabupaten/kota. Peserta pawai tampil memukau dengan Parade Pakaian Adat dan Pertunjukan Seni Tradisional khas Bumi Anoa. Kehadiran delegasi Konawe Utara di barisan kafilah menjadi simbol kebersamaan dalam mendukung tema besar tahun ini: “Produktif untuk Sultra Sejahtera”.

Pameran Pembangunan dan Lulo Massal
Setelah kemeriahan pawai, perhatian pengunjung tertuju pada deretan Stan Pameran Pembangunan dari setiap kabupaten. Di sini, masing-masing daerah berlomba memamerkan capaian infrastruktur, inovasi produk UMKM, hingga potensi wisata unggulan mereka. Stan-stan ini menjadi jendela bagi masyarakat untuk melihat kemajuan pembangunan di seluruh pelosok Sultra.

Puncak kemeriahan hari pertama ini ditutup dengan aksi Lulo Massal. Ribuan peserta pawai bersama tamu undangan dan masyarakat menyatu dalam tarian persahabatan khas Sultra tersebut. Suasana kekeluargaan terasa sangat kental, mencerminkan semangat persatuan yang menjadi tujuan utama peringatan hari jadi provinsi.

“Pawai budaya dan pameran ini bukan sekadar seremoni, tapi ajang mempererat silaturahmi antar-daerah. Konawe Utara bangga bisa menjadi bagian dari kemajuan Sultra,” ujar H. Abuhaera di lokasi acara.

Perayaan HUT Sultra ke-62 akan terus berlangsung hingga 27 April mendatang dengan agenda festival kuliner, pameran ekonomi kreatif, dan hiburan dari artis ibu kota.

RAIH PERINGKAT KEDUA IPKD SULTRA TAHUN 2026, PEMDA KONUT AKAN TERIMA PENGHARGAAN DARI PEMPROV SULTRA

Konawe Utara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Konawe Utara (Konut) berhasil meraih peringkat kedua Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) terbaik dengan nilai 76,647.

Hasil tersebut disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Sekretaris Daerah yang secara resmi mengumumkan daftar kabupaten penerima penghargaan Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) tahun 2026.

Pengumuman tersebut tertuang dalam lampiran surat bernomor 000.1.5/26/Y tertanggal 23 April 2026, yang sekaligus menjadi undangan bagi daerah penerima penghargaan untuk menghadiri seremoni resmi.

Atas Raihan tersebut, Pemda Konut bakal menerima penghargaan yang diserakn secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka di momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Sulawesi Tenggara.

Diketahui, berdasarkan dokumen tersebut, Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan berhasil menempati posisi pertama dengan nilai IPKD sebesar 79,161. Capaian ini menempatkan Konawe Kepulauan sebagai daerah dengan kinerja terbaik dalam pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara tahun ini.

Posisi kedua diraih oleh Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dengan disusul Kabupaten Buton di peringkat ketiga dengan nilai 75,208. Sementara itu, Kabupaten Buton Selatan menempati peringkat keempat dengan nilai 74,981, dan Kabupaten Bombana berada di posisi kelima dengan nilai 74,533.

Sebagai tambahan penilaian ini meliputi dari pemenuhan kelengkapan Dokumen yang di unggah di website pemda masing-masing sehingga dapat di artikan bahwa pengelolaan website pemda begitu penting dalam pemenuhan indikator penilaian Pengelolaan Keuangan, sehingga Pemda Konawe Utara  Berkomitmen akan terus Melakukan Tranparansi Melalui Website Pemda yang dapat di akses pada portal konaweutarakab.go.id.bentuk keterbukaan informasi publik.

Mewakili Bupati Ikbar, Wakil Bupati Konut Hadiri Rapat Paripurna HUT Sultra ke-62 di DPRD Provinsi

Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., yang diwakili oleh Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abu Haera, S.Sos., M.Si., menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Kegiatan tersebut dilaksanakan hari ini, Kamis (23/4/2026), bertempat di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Sultra, Kota Kendari. Rapat Paripurna ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Tenggara yang ke-62. Peringatan tahun ini mengusung tema “Produktif untuk Sultra Sejahtera” dan dikemas dalam rangkaian kegiatan bertajuk Harmoni Sultra 2026.

Dalam Rapat Tersebut, Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka menyatakan Pemerintah Provinsi Sultra tahun ini mengemas perayaan dengan tajuk “Harmoni Sultra 2026”. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan kali ini dipusatkan di Kota Kendari sebagai langkah efisiensi anggaran tanpa mengurangi kemeriahan acara.

Beliau menegaskan bahwa perayaan ini merupakan pesta rakyat yang harus berdampak langsung pada ekonomi warga. Beberapa poin penting terkait pelaksanaan tahun ini antara lain: Optimalisasi Anggaran dengan mengedepankan prinsip kesederhanaan, Atraksi Spektakuler yang dimeriahkan dengan flypass pesawat tempur, demo terjun bebas, pawai budaya, hingga lulo massal. Sinergi Multi-Sektor: Melibatkan Kemenristekdikti, Bank Indonesia, dunia usaha, hingga komunitas lokal. Fokus Ekonomi padaPameran UMKM menjadi ujung tombak untuk mendorong kesejahteraan masyarakat selama perayaan berlangsung.

Usai rapat paripurna, Bupati H. Ikbar melalui Wakil Bupati H. Abu Haera menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe Utara mendukung penuh visi Gubernur dalam menjadikan peringatan HUT Sultra sebagai momentum mempererat persatuan. Beliau menyampaikan apresiasi dan selamat atas pencapaian Provinsi Sultra yang kini telah memasuki usia ke-62. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) merupakan bentuk komitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di “Bumi Anoa”.

Beliau berharap agar koordinasi antara daerah tingkat dua, khususnya Konawe Utara, dengan pemerintah pusat dan provinsi semakin solid, terutama dalam mendukung program-program strategis pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat. “Kami di Konawe Utara siap bersinergi untuk menyukseskan rangkaian Harmoni Sultra 2026 ini. Semangat efisiensi dan kolaborasi yang diusung provinsi sejalan dengan komitmen kami dalam membangun daerah,” ujarnya.

RINGANKAN BEBAN MASYARAKAT, PASAR MURAH TMMD DI ANDOWIA LUDES DISERBU MASYARAKAT

KONAWE UTARA – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan menunjukkan komitmen nyata dalam membantu masyarakat melalui kolaborasi strategis dengan Kodim 1430 Konawe Utara.

Kedua instansi ini menggelar kegiatan Pasar Murah di lokasi Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Halaman Kantor Kecamatan Andowia, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik program TMMD ke-128 yang bertujuan untuk meringankan beban ekonomi warga sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di wilayah tersebut.

Dandim 1430/Konut, Letkol Kav Kuswara, S.I.P menegaskan bahwa sinergi ini adalah bentuk kehadiran TNI di tengah kesulitan rakyat. “Kami ingin kehadiran TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap ketahanan pangan dan daya beli masyarakat,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Antusiasme warga terpantau sangat tinggi. Sejak pagi hari, masyarakat sudah memadati lokasi untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Berdasarkan data panitia, stok komoditas pangan yang disediakan ludes terjual dalam waktu singkat. Total bahan pangan yang tersalurkan meliputi: Beras 1.000 kg (1 Ton), Minyak Goreng: 600 Liter, Gula Pasir: 400 kg

Pihak Dinas Ketahanan Pangan Konawe Utara berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut secara berkelanjutan. Langkah ini dinilai efektif dalam memastikan ketersediaan pangan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah pelosok Konawe Utara.

WUJUDKAN PEMERATAAN PEMBANGUNAN, WAKIL BUPATI KONAWE UTARA BUKA TMMD KE-128 DI ANDOWIA

KONAWE UTARA – Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, mewakili Bupati H. Ikbar, resmi membuka pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 di Lapangan Ladasi, Kelurahan Andowia, Kecamatan Andowia, Rabu (22/04/2026).

Hadir mendampingi Wakil Bupati, Komandan Korem (Danrem) 143/Halu Oleo Kendari, Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto,S.I.P., M.Han Dandim 1430/Konut Letkol Kav Kuswara, jajaran Forkopimda Konawe Utara, pimpinan OPD, serta personel Polri. Upacara ini juga diikuti oleh ratusan pelajar dan masyarakat setempat.

TMMD kali ini mengusung tema “Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai tanggal 22 April hingga 21 Mei 2026, yang dipusatkan di Desa Amolame, Kecamatan Andowia.

Mewakili Bupati Konawe Utara Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abuhaera menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kolaborasi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pelosok.

“Melalui TMMD ini, kita satukan langkah untuk membangun negeri mulai dari desa. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi juga penguatan semangat gotong royong dan nasionalisme,” ujar Abuhaera.

Dandim 1430/Konut, Letkol Kav Kuswara, selaku Dansatgas merincikan sejumlah target dalam program ini. Sasaran fisik utama adalah pembukaan jalan di Desa Amolame sepanjang 1.700 meter dengan lebar 15 meter. Selain itu, terdapat sasaran tambahan berupa rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan 5 unit MCK, dan pembuatan 5 unit sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Tak hanya infrastruktur, TMMD ke-128 juga menyasar penguatan sumber daya manusia melalui berbagai penyuluhan non-fisik, meliputi: Penyuluhan Stunting dan KB, Penyuluhan Kamtibmas dan bahaya Narkoba, Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, Ketahanan Pangan (Hanpangan), Penyuluhan Werving (rekrutmen TNI) dan Sosialisasi Program Strategis Nasional.

Guna menyukseskan program ini, sebanyak 150 personel gabungan dikerahkan, yang terdiri dari 35 orang staf Satgas dan 115 personel Satuan Setingkat Kompi (SSK) gabungan dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Polri.

Usai upacara pembukaan, kegiatan dirangkaikan dengan aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat, di antaranya sunatan massal, pasar murah, serta pemeriksaan kesehatan gratis. Warga tampak antusias memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan layanan kesehatan dan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

SINERGI MEMBANGUN DESA, WABUP KONUT DAN DANDIM 1430 KONUT PIMPIN PRA TMMD DI DESA AMOLAME

KONAWE UTARA – Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, bersama Komandan Kodim (Dandim) 1430/Konawe Utara, Letkol Kav Kuswara, memimpin langsung kegiatan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 di Desa Amolame, Kecamatan Andowia, pada Rabu (08/04/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah awal persiapan sebelum pembukaan resmi program TMMD untuk memastikan sasaran fisik berjalan sesuai target. Fokus utama dalam aksi gotong royong hari ini adalah pembukaan jalan desa yang menjadi urat nadi akses transportasi masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Wakil Bupati H. Abuhaera menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Kegiatan Pra TMMD ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta dukungan penuh pemerintah daerah melalui OPD terkait. Kami hadir bersama masyarakat untuk memastikan pembangunan di Desa Amolame ini tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang bagi ekonomi warga,” pungkasnya.

Senada dengan hal tersebut, Dandim 1430 Letkol Kav Kuswara menjelaskan bahwa keterlibatan personel TNI dalam tahap pra-konstruksi ini bertujuan untuk mematangkan titik-titik lokasi pembangunan. “Kami mengerahkan tim yang terdiri dari prajurit TNI, dinas terkait (OPD), dan partisipasi aktif warga desa agar progres pembukaan jalan ini lebih cepat selesai sebelum memasuki tahap inti program TMMD,” jelas Letkol Kav Kuswara.

Partisipasi masyarakat Desa Amolame terlihat sangat antusias dalam membantu tim gabungan melakukan pembersihan dan perataan lahan di sepanjang rute jalan yang baru dibuka.

Program TMMD ke-128 di Kabupaten Konawe Utara diharapkan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik jalan, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara aparat keamanan dan masyarakat di pelosok daerah.

RIBUAN JAMAAH PADATI MESJID AS-SALAM DALAM KEGIATAN TABLIGH AKBAR YANG DI HADIRI USTAD ABDUL SOMAD

KONAWE UTARA – Ribuan masyarakat Kabupaten Konawe Utara (Konut) memadati pelataran Masjid Raya As-Salam, Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera, untuk menghadiri Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah kondang, Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc., M.A., Ph.D. (UAS), pada Sabtu, 4 April 2026.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati Konawe Utara. Kehadiran UAS di Bumi Oheo ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan nilai-nilai spiritual masyarakat.

Mengusung tema “Menjaga Fitrah, Menguatkan Ukhuwah, Membangun Peradaban”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Konut untuk kembali merefleksikan jati diri sebagai hamba Allah dan memperkokoh persaudaraan antar sesama.

Dalam sambutannya, Bupati H. Ikbar menyampaikan rasa syukur atas kesediaan UAS hadir di tengah-tengah masyarakat Konawe Utara. Beliau berharap tausiyah yang disampaikan dapat menjadi bekal spiritual dalam membangun daerah yang lebih religius dan beradab.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi, di mana jamaah sudah memadati lokasi sejak sore hari. Puncak rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan sholat Maghrib berjamaah yang dipimpin langsung oleh Ustadz Abdul Somad sebagai imam, menambah suasana keberkahan di Masjid Raya As-Salam malam itu.

Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berharap melalui Tabligh Akbar ini, semangat ukhuwah islamiyah tetap terjaga sehingga tercipta harmoni dalam membangun peradaban di daerah tercinta.