Bupati Konawe Utara H. Ikbar, S.H., M.H. bersama Ketua DPRD Konawe Utara, Sekretaris Daerah, Inspektur Kabupaten, dan Kepala BAPPERIDA Konawe Utara menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi Pemerintah Daerah se-Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2025 yang dilaksanakan di Aula Kantor Gubernur Sultra, Kamis (31/07/2025).
Kegiatan ini dibuka dan dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjend TNI (Purn) Andi Sumanggeruka, didampingi Wakil Gubernur Ir. Hugua, Plt. Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK RI Agung Yudha Wibowo, serta Ketua DPRD Provinsi Sultra La Ode Tariala. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Provinsi Sultra, Bupati/Walikota, Ketua DPRD, Sekda, dan Inspektur kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumanggeruka menegaskan bahwa tindak pidana korupsi bukan hanya merupakan pelanggaran hukum, namun juga kejahatan moral dan bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Oleh karena itu, korupsi merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang harus diberantas secara komprehensif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Plt. Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Agung Yudha Wibowo, mendorong adanya komunikasi dan diskusi yang lebih intens antar lembaga pemerintahan guna memperkuat sistem pencegahan korupsi. Ia mengilustrasikan bahwa peran KPK dan lembaga penegak hukum lainnya hanya sebagai pihak yang “memberikan dosis dan cara penggunaan obat”, dalam hal ini, tata kelola keuangan daerah yang baik dan benar.
Agung juga mengingatkan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara bijak di Sulawesi Tenggara.
“Jangan sampai kekayaan alam menjadi musibah, tapi harus menjadi berkah bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam upaya pemberantasan korupsi, kegiatan diakhiri dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pemberantasan Korupsi oleh Gubernur Sultra bersama para Bupati/Walikota dan Ketua DPRD kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Tenggara.
Keikutsertaan aktif Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Daerah Kab. Konawe Utara melalui Dinas Koperasi dan UMKM hari ini Senin (21/07/2025) mengikuti secara virtual Kegiatan Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih dan Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 Tahun 2025.
Kegiatan yang mengusung tema “Bangun Koperasi Dari Desa, Indonesia Jaya”, dihadiri oleh Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., Jajaran FORKOPIMDA, Asisten / Staf Ahli, para Kepala OPD, serta para Camat, Kepala Desa / Lurah, dan Ketua Koperasi Merah Putih terpilih se Kab. Konawe Utara.
Untuk diketahui, Koperasi Merah Putih merupakan simbol kedaulatan ekonomi rakyat, sekaligus bentuk nyata dari semangat gotong royong dan kemadirian Desa.
H. Abuhaera selaku Wakil Bupati Konawe Utara berharap kepada Kepala Desa yang bekerjasama dengan Ketua Koperasi untuk terus meningkatkan perekonomian di Desa, mengingat pendapatan per kapita masyarakat Konawe Utara saat ini berada di angka Rp. 78.000.
Pemerintah Daerah Kab. KONAWE Utara terus berkomitmen untuk memperkuat peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian daerah, khususnya di tingkat Desa dan Kelurahan dimana telah didirikan 170 koperasi di seluruh Kab. Konawe Utara.
“Koperasi bukan hanya instrumen ekonomi, tetapi juga wadah pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian dan kesejahteraan” ungkap H. Abuhaera.
H. Abuhaera juga juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, para Camat, Kepala Desa / Lurah, dan seluruh Pengurus Koperasi yang telah bekerja keras mewujudkan legalitas kelembagaan yang merupakan bentuk sinergi dan kerja kolektif yang patut dipertahankan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis akta notaris kepada perwakila pengurus koperasi di seluh Kab. Konawe Utara, serta mengikuti secara virtual Acara Peluncuran Kelembagaan Koperasi Desa / Kelurahan Merah putih yang di resmiakan langsing oleh Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto.
Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara bersama Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Konawe Utara melaksanakan kegiatan Tanam Serentak Komoditi Cabai yang dipusatkan di Desa Awila Puncak, Kecamatan Molawe, Rabu (16/07/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Utara H. Ikbar, S.H., M.H., Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., jajaran FORKOPIMDA, Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala OPD, para Camat se-Kabupaten Konawe Utara, serta TP-PKK tingkat Kabupaten, Kecamatan, hingga Desa.
Tanam serentak ini menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mewujudkan kemandirian pangan, dengan fokus pada komoditi cabai yang selama ini diketahui sebagai salah satu penyumbang utama inflasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan tercipta ketahanan pangan keluarga yang kokoh serta mampu menopang stabilitas ekonomi masyarakat.
TP-PKK di seluruh tingkatan, mulai dari desa, kecamatan, hingga kabupaten, diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama dalam mendorong keberhasilan Program Pemanfaatan Kebun Pekarangan (P2KP). Program ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga melalui hasil pertanian mandiri.
Untuk diketahui, kegiatan tanam serentak cabai ini dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai bagian dari program strategis daerah dalam menghadapi ancaman krisis pangan dan inflasi.
Dalam sambutannya, Bupati H. Ikbar menegaskan pentingnya sinergi antara TP-PKK dan Koperasi Desa dalam menggerakkan “Warung Hidup” sebagai salah satu solusi nyata peningkatan perekonomian masyarakat. Ia juga menginstruksikan agar program ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi dijalankan secara berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
“Mari kita jadikan pekarangan rumah sebagai sumber pangan dan penghasilan. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, kita bisa wujudkan Konawe Utara yang tangguh dan mandiri pangan,” ujar Bupati.
Dengan pelaksanaan tanam serentak ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menunjukkan komitmennya dalam membangun ketahanan pangan lokal dan pengendalian inflasi berbasis masyarakat.
Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui pelantikan dan pengambilan sumpah Pejabat Fungsional Guru yang diberikan tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah. Acara ini dilaksanakan pada Kamis (10/07/2025) bertempat di Aula Anawai Ngguluri Kantor Bupati Konawe Utara.
Sebanyak 19 orang Kepala Sekolah yang berasal dari berbagai Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di wilayah Konawe Utara secara resmi dilantik dan diambil sumpahnya dimana prosesi pelantikan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si.
Turut hadir dalam acara ini unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Abuhaera menekankan pentingnya peran kepala sekolah sebagai garda terdepan dalam mewujudkan mutu pendidikan yang unggul di Konawe Utara.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan kepada Bapak dan Ibu untuk memimpin lembaga pendidikan secara profesional dan bertanggung jawab,” tegas H. Abuhaera.
Ia juga mengingatkan para kepala sekolah yang baru dilantik untuk senantiasa menjunjung integritas, menjadi teladan di lingkungan sekolah, dan bersinergi dengan seluruh elemen pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemda Konawe Utara dalam memperkuat tata kelola pendidikan dan menciptakan sistem kepemimpinan sekolah yang berorientasi pada kemajuan serta pembinaan karakter peserta didik.
Acara pelantikan berlangsung khidmat dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari para pejabat yang hadir kepada para kepala sekolah yang baru saja dilantik.
Hari ini, Selasa (01/07/2025), Pemerintah Daerah Kab. Konawe Utara bersama POLRES Konawe Utara menggelar Upcara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 79 yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Konawe Utara, dimana Bupati Konawe Utara H. Ikbar, S.H.,M.H bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Terlihat hadir dalam Kegiatan Upacara tersebut Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, Ketua DPRD Konawe Utara, Herman Sewani, SH, Kapolres Konawe Utara AKBP Rico Fernanda, Dandim 1430/Konut Letkol Arh. Pramono, Danpos TNI AL Konut, Ketua KPU, Ketua Bawaslu Konawe Utara, Kepala OPD dan Camat Lingkup Pemda Konut.
Sementara itu Ketua TP PKK Konawe Utara, Hj. Wisra Wastawati, S.Tr.Keb. juga terlihat hadir dalam kegiatan upacara didampingi oleh wakil ketua TP PKK Hj. Sarlina Abuhaera, S.Pd, Ketua Bhayangkari Konut, serta Ketua Persit Chandra Kirana Konut.
Dalam amanatnya, H. Ikbar membacakan sambutan Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Didik Wijanarto. Ia menyampaikan, peringatan HUT Bhayangkara tahun ini mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, yang mencerminkan tekad institusi Polri untuk semakin dekat, terbuka, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan panduan moral dan operasional dalam mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Ikbar membacakan amanat Kapolda.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang erat antara Polri dengan pemerintah daerah, TNI, lembaga penegak hukum, serta seluruh elemen masyarakat. Hal ini, kata Ikbar, menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Konawe Utara.
“Semangat gotong royong dan kolaborasi ini harus terus kita pelihara dalam setiap lini tugas dan pelayanan,” tambahnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa Polri sebagai bagian dari komponen strategis bangsa turut memiliki peran penting dalam mendukung program-program prioritas pemerintah, seperti program ketahanan pangan, makan bergizi gratis Polri, serta penguatan ketahanan ekonomi masyarakat melalui pengamanan kawasan produktif dan pemberdayaan masyarakat untuk hidup tertib, mandiri, dan sejahtera.
“Semua itu menegaskan bahwa Polri bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga mitra pembangunan dan penggerak perubahan sosial di tengah masyarakat,” tegasnya.
Menginjak usia ke-79, Polri, lanjut Ikbar, dituntut untuk terus berbenah dan meningkatkan profesionalisme. Setiap anggota Polri, dari tingkat Polres hingga Bhabinkamtibmas di pelosok desa, harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, cepat tanggap terhadap keluhan masyarakat, serta bersikap adil dalam proses penegakan hukum.
Dalam penutup amanatnya, Ikbar menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel Polres Konawe Utara beserta jajaran atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin.
“Semoga sinergi ini terus ditingkatkan dalam mewujudkan Kabupaten Konawe Utara yang aman, damai, dan sejahtera. Selamat Hari Bhayangkara ke-79,” tutupnya.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan syukuran dalam rangka HUT Bhayangkara ke-79 yang digelar di Aula Anawai Ngguluri Kantor Bupati Konawe Utara.
Bupati Konawe Utara (Konut), H. Ikbar, S.H., M.H., secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Konut Tahun 2025–2029.
Kegiatan ini digelar di Hotel Plaza Inn Kendari dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan dari tingkat daerah hingga pusat.
Acara ini turut dihadiri secara virtual oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, yang juga menjadi narasumber utama.
Hadir pula Wakil Bupati Konut Abuhaera, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara Dapil Konut-Konawe-Konkep, Kepala Perwakilan BPK dan BPKP Provinsi Sultra, Ketua TP-PKK Konut beserta jajaran, unsur Forkopimda, kepala instansi vertikal, pimpinan OPD, camat, lurah, dan kepala puskesmas se-Kabupaten Konut.
Dalam sambutannya, Bupati Ikbar menegaskan bahwa Musrenbang RPJMD bukan sekadar forum formalitas, melainkan momentum menentukan arah masa depan Kabupaten Konawe Utara yang berpijak pada kebutuhan lokal dan sekaligus sejalan dengan arah pembangunan nasional dan provinsi.
“Kita adalah arsitek masa depan daerah ini. Kita tidak sedang merancang sekadar dokumen, melainkan membangun rumah besar bernama Konawe Utara, rumah yang kokoh di atas enam misi strategis: SDM unggul, infrastruktur terhubung, ekonomi produktif, pemerintahan inovatif, lingkungan lestari, dan budaya serta keagamaan yang hidup di nadi rakyatnya,” ujar Bupati.
Ikbar menegaskan bahwa RPJMD ini merupakan peta jalan menuju Konawe Utara sebagai poros pertumbuhan Sulawesi Tenggara dan bagian tak terpisahkan dari visi besar Indonesia Emas 2045.
Ia juga menyampaikan pentingnya penyelarasan antara RPJMD Kabupaten dengan RPJMN 2025–2029 dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada aspek ketahanan pangan, hilirisasi sumber daya alam, pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan, serta digitalisasi birokrasi.
“Kemajuan tidak dibangun sendiri. Ia lahir dari kolaborasi, bukan kompetisi,” ungkap Ikbar. “Kolaborasi antar kabupaten/kota di Sultra adalah kekuatan strategis yang belum kita maksimalkan sepenuhnya.”
Lebih lanjut, Bupati Ikbar menyatakan dukungannya terhadap agenda hilirisasi nasional yang inklusif.
Ia menekankan pentingnya peran dunia usaha dalam menjalankan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berdampak nyata, seperti pelatihan vokasi, beasiswa lokal, penguatan UMKM dan koperasi petani-nelayan, serta peningkatan akses air bersih dan penanggulangan kemiskinan ekstrem.
Dalam paparannya, Bupati juga membeberkan sejumlah program prioritas yang akan diakomodasi dalam RPJMD 2025–2029, antara lain:
• Perluasan Beasiswa Konasara bagi 2.000 mahasiswa per tahun, termasuk tunjangan buku dan uang saku bagi mahasiswa berprestasi.
• Smart Classroom di 100% sekolah dasar-menengah di 13 kecamatan.
• Dana Dusun Rp100 Juta per Tahun untuk setiap dusun.
• Pelayanan Perizinan Online 100% dan peningkatan indeks daya saing daerah hingga 20% dari baseline 2024.
• Pembangunan Technopark Pertanian, kawasan industri pengolahan sawit dan tambang hilir.
• Transformasi Digital hingga tingkat desa, dengan integrasi seluruh layanan publik berbasis elektronik.
• Pengembangan 10 Desa Inovasi dan 5 Desa Wisata yang aktif dan berjejaring secara nasional.
• Pembangunan Infrastruktur Mitigasi Bencana, seperti tanggul sungai dan kolam regulasi berbasis ekowisata.
“Kami percaya, dengan niat baik dan kerja sama yang ikhlas, Konawe Utara akan menjadi poros kemajuan baru di Sulawesi Tenggara—rumah bersama bagi seluruh warganya, dan bagian penting dari Indonesia Emas 2045,” tutup Bupati Ikbar.
Pada kesempatan itu, Bupati Ikbar juga melaunching Aplikasi Kendali Konasara, sebuah sistem digital terintegrasi yang digagas oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) Konawe Utara.
Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara menggelar kegiatan Tabligh Akbar yang dirangkaikan dengan Istighosah, Dzikir, dan Doa Bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah / 2025 Masehi. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid As-Salam, Wanggudu, pada Senin (30/06/2025).
Kegiatan keagamaan yang sarat makna ini dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Utara H. Ikbar, S.H., M.H., didampingi oleh Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., serta turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Konawe Utara, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Daerah Konawe Utara.
Dalam sambutannya, H. Ikbar selaku pimpinan tertinggi di Kab. Konawe Utara menyampaikan bahwa momentum tahun baru Islam ini menjadi ajang muhasabah dan introspeksi diri bagi seluruh umat muslim, khususnya jajaran pemerintah daerah, dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta memperkuat etos kerja demi kemajuan daerah.
“Tahun baru Islam bukan sekadar pergantian waktu dalam kalender hijriah, namun menjadi titik refleksi untuk memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat dan daerah,” ujar Bupati Konut H. Ikbar
Rangkaian kegiatan diisi dengan ceramah agama oleh Dr. K.H. Moch. Yahya Obaid, M.Ag selaku ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Kendari serta dzikir dan doa bersama yang dipimpin oleh para tokoh agama. Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan menyelimuti pelaksanaan istighosah yang diikuti antusias oleh seluruh peserta.
Dengan digelarnya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan dapat terus tertanam dalam kehidupan masyarakat, serta menjadi landasan dalam membangun Konawe Utara yang religius, maju, dan berdaya saing.
Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si menghadiri acara pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al Hadis (STQH) Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara ke-28 yang digelar pada Sabtu, 21 Juni 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Hotel Sahid Azizah Syariah Kendari, dan akan berlangsung hingga 27 Juni 2025.
STQH tahun ini mengusung tema “Melalui STQH Prov. Sultra, Kita Tingkatkan Pemahaman Nilai-Nilai Al-Qur’an Dalam Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Unggul Untuk Sulawesi Tenggara Maju, Menuju Masyarakat Aman, Sejahtera dan Religius”. Tema ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat nilai-nilai keislaman sebagai fondasi dalam membangun karakter generasi muda yang berdaya saing dan berakhlak mulia.
Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumanggerukka. Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya STQH sebagai wadah strategis untuk membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat serta mempererat ukhuwah Islamiyah antar daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Wakil Bupati H. Abuhaera menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan STQH yang dinilainya sangat penting dalam upaya membentuk generasi Qur’ani yang unggul. Ia juga menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam setiap kegiatan keagamaan yang berorientasi pada pembinaan moral dan spiritual masyarakat.
“STQH bukan sekadar ajang lomba, melainkan sarana syiar Islam yang memperkuat identitas keislaman masyarakat Sultra, termasuk di Konawe Utara. Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan qari dan hafidz terbaik yang kelak mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ujar H. Abuhaera.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Kepala Daerah se-Sulawesi Tenggara, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta perwakilan peserta dari seluruh kabupaten/kota. Suasana pembukaan berlangsung khidmat dengan nuansa religius yang kental, menandai semangat kolektif masyarakat Sultra dalam menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara menjalin kerjasama dengan Pengadilan Negeri (PN) Unaaha dalam rangka meningkatkan akses dan pelayanan hukum bagi masyarakat.
Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama yang dilaksanakan di Rumah Makan Surya Kendari, Jumat (20/6/2025).
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Konawe Utara, H. Ikbar,SH., MH dan Ketua Pengadilan Negeri Unaaha, Elly Sartika Achmad, SH., MH.
Adapun ruang lingkup kerjasama meliputi penyediaan pelayanan informasi, konsultasi, serta pelaksanaan persidangan melalui mekanisme sidang keliling.
Selain itu, kerjasama juga mencakup penyediaan layanan hukum secara lebih luas bagi warga Kabupaten Konawe Utara.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Konawe Utara, Dandim 1430 Konawe Utara, Kapolres Konawe Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara, para Staf Ahli, Asisten Daerah, Kepala OPD terkait, para Kepala Bagian, serta seluruh Camat se-Kabupaten Konawe Utara.
Bupati Konawe Utara, Ikbar, menyambut baik kerjasama ini. Menurutnya, penandatanganan perjanjian tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan pelayanan hukum kepada masyarakat, sekaligus memberikan kemudahan akses keadilan.
“Melalui kerjasama ini, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh datang ke pengadilan. Cukup melalui sidang keliling, pelayanan hukum bisa hadir langsung di tengah-tengah masyarakat,” ujar Bupati Ikbar.
Sementara itu, Ketua PN Unaaha, Elly Sartika Achmad, menyatakan bahwa setelah penandatanganan ini, pihak pengadilan akan segera melakukan sosialisasi ke seluruh kecamatan di Konawe Utara.
Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat memahami prosedur pelayanan hukum yang baru, sekaligus mengurangi beban biaya transportasi dan akomodasi warga yang sebelumnya harus ke kantor pengadilan.
“Dengan adanya sidang keliling ini, masyarakat akan mendapatkan kemudahan, khususnya dalam hal biaya. Tidak perlu lagi ke Unaaha, karena sidang bisa digelar langsung di kecamatan masing-masing,” ujar Elly Sartika.
KONAWEUTARA,-Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Konawe Utara, Senin (2/6/2025).
Upacara tersebut berlangsung khidmat dipimpin langsung oleh Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH.MH.
Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Bupati.H. Abuhaera,S.Sos.,M.Si , jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kodim 1430 Konut, Waka Polres Konut,
Kepala Instansi Vertikal, Sekretaris Daerah Dr.Safruddin,S.Pd.M.Pd, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kabag, serta
Camat, Lurah dan Seluruh ASN serta P3K Lingkup Pemda Konawe Utara.
Dalam upacara tersebut, Bupati Ikbar membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.
Ia menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai dasar bangsa.
“Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945, ia adalah jiwa bangsa dan pedoman hidup bersama,” ujar Bupati Ikbar.
Ia juga menyampaikan bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia, yang mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa dari berbagai latar belakang suku, agama, budaya, dan bahasa.
“Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu,” lanjutnya.
Selanjutnya, Bupati Ikbar menegaskan bahwa Pemerintah Pusat telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu pilar utama dalam Asta Cita adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.
“Kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Kemajuan ekonomi tanpa pondasi nilai-nilai Pancasila bisa melahirkan ketimpangan. Kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral Pancasila bisa menjerumuskan bangsa pada dehumanisasi,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, ikbar juga menegaskan dukungannya terhadap program BPIP untuk mengarusutamakan Pancasila melalui pelatihan, pembinaan, serta kolaborasi lintas sektor.
“Kita ingin Indonesia yang dihormati dunia bukan hanya karena kekuatan ekonominya, tetapi karena keluhuran budinya dan kebijaksanaan rakyatnya,” tutup Bupati Ikbar.
Diketahui dalam kesempatan itu, usai pimpin upacara bupati Konawe Utara menyerahkan
Surat Keputusan (SK) kepada 63 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun Anggaran 2024 dalam lingkungan Pemerintah Konawe Utara,TMT para CPNS tersebut terhitung sejak 1 Juni 2025.